Selasa, 31 Desember 2019

Pidato tentang penyakit Tuberkulosis


Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wabihi nasta’inu ‘alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil mursaliin, wa’alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin. Amma ba’du.
            Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua, yang terhormat dosen Bahasa Indonesia Ibu Sary Sukawati M,pd. dan teman-teman seperjuangan yang saya banggakan dan saya cintai.
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadiran Allah SWT. Karena atas berkah rahmat dan hidayahnya kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat walafiat. Solawat serta ssalam semoga selalu terlimpah curahkan kepada baginda alam yaitu Habibana Wanabiyana Muhammad SAW.
            Teman-teman yang berbahagia, disini saya akan menyampaikan pidato mengenai penyakit Tuberkulosis dan pencegahannya.
Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru dibandingkan bagian lain tubuh manusia. Penularan bakteri ini adalah dengan cara batuk penderita TB mengeluarkan dahak yang mengandung basil-basil virus TB paru dan berterbangan di udara dan terhirup orang sehat dan masuk keparu-paru kemudian mengakibatkan penyakit TB paru dengan berbagai tahapan.
 Kejadian TBC dilaporkan meningkat secara drastis pada dekade terakhir ini di seluruh dunia. Jumlah penderita TBC paru dari tahun ke tahun di Indonesia terus meningkat, Indonesia menjadi prinkat ke-3 setelah negara India dan China. Saat ini setiap menit muncul satu penderita baru TBC paru, dan setiap dua menit muncul satu penderita baru TBC paru yang menular. Bahkan setiap empat menit sekali satu orang meninggal akibat TBC di Indonesia.
Kenyataan mengenai penyakit TBC di Indonesia begitu mengkhawatirkan, sehingga kita harus waspada sejak dini & mendapatkan informasi lengkap tentang penyakit TBC. Gejala penyakit TBC yang sering kita temukan, yaitu: Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), Perasaan tidak enak (malaise), lemah dan gejala lainnya.
            Temen-temen yang berbahagia, Pada dasarnya kita semua bisa terbebas dari penyakit ini. Kita semua bisa mencegah penularan dari penyakit ini. Pertama, adalah imunisasi aktif, yaitu dengan vaksinasi BCG, serta beberapa pola dan prilaku hidup bersih dan sehat.
            Demikian pidato yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat terutamanya untuk saya sendiri, mohon maaf apabila ada salah dalam perkataan dan kekurangan dalam penyampaiannya, Akhir kata saya ucapkan Wabillahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatu.. 

Nama : Ana sopiatul ulum
NPM : 411119099

Tidak ada komentar:

Posting Komentar